Penalaran Deduktif & Induktif

PENALARAN DEDUKTIF & INDUKTIF
      A.     Pengertian Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera(pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu deduktif dan induktif.
      1.      Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit.
Contoh :
Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status social.

Macam-macam Penalaran Deduktif :
Ø  Silogisme
Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan.
Ø  Entimen
Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.

Ciri-ciri paragraf berpola deduktif  :
1) Letak kalimat utama di awal paragraf
2) Diawali dengan pernyataan umum disusul dengan uraian atau penjelasan khusus
3) Diakhiri dengan penjelasan

      2.      Penalaran Induktif
Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus (mengandung pembuktian dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan kesimpulan yang berupa pernyataan umum. Paragraf Induktis sendiri dikembangkan menjadi beberapa jenis. Pengembangan tersebut yakni paragraf generalisasi, paragraf analogi, paragraf sebab akibat bisa juga akibat sebab.
Contoh paragraf Induktif :
Pada saat ini remaja lebih menukai tari-tarian dari barat seperti breakdance, Shuffle, salsa (dan Kripton), modern dance dan lain sebagainya. Begitupula dengan jenis musik umumnya mereka menyukai rock, blues, jazz, maupun reff tarian dan kesenian tradisional mulai ditinggalkan dan beralih mengikuti tren barat. Penerimaan terhadap bahaya luar yang masuk tidak disertai dengan pelestarian budaya sendiri. Kesenian dan budaya luar perlahan-lahan menggeser kesenian dan budaya tradisional.
Macam-macam Penalaran Induktif
Ø  Generalisasi
Generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diminati generalisasi mencakup ciri – ciri esensial, bukan rincian. Dalam pengembangan karangan, generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data statistik, dan lain-lain.
Macam-macam generalisasi:
ü  Generalisasi sempurna
Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penimpulan diselidiki. Generalisasi macam ini memberikan kesimpilan amat kuat dan tidak dapat diserang. Tetapi tetap saja yang belum diselidiki.
ü  Generalisasi tidak sempurna
Adalah generalisasi berdasarkan sebagian fenomena untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diselidiki.
Ciri-ciri paragraf berpola induktif
1) Letak kalimat utama di akhir paragraf
2) Diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum
3) Paragraf induktif diakhiri dengan kesimpulan
»»  READMORE...

Tutorial Crimping

TUTORIAL CRIMPING

          A.   Alat-alat
Ø  Tang Crimping
Ø  Kabel UTP
Ø  RJ 45
Ø  HUB Merk D-Link 5 Port

          B.   Jenis Kabel UTP
Ø  Straight
kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang berbeda seperti menghubungkan PC ke Switch/Hub.
Ø  Cross
kabel Cross digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang sama seperti PC ke PC atau Laptop ke Laptop.

          C.  Cara Crimping Kabel Straight dan Cross
Ø  Kupas kulit kabel selebar 2 cm.
Ø  Susun rapi delapan kabel yang terdapat didalam sesuai dengan yang di inginkan,jika ingin jenis Kabel UTP Straight maka urutan Warnanya nya Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat. Tapi jika model Cross urutan nya jadi berbeda,berikut urutannya Susunan warna pada ujung 1 = Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat
pada ujung 2 yaitu = Putih Hijau, Hijau, Putih Orange, Biru, Putih Biru, Orange, Putih Coklat, Coklat.
Ø  Luruskan kabel yang masih kusut.
Ø  Ratakan ujung kabel dengan memotong nya menggunakan tang crimping.
Ø  Setelah yakin urutan warna benar dan ujung kabel sudah rata, masukan kabel kedalam konektor RJ-45 , pastikan ujung kabel menyentuh ujung RJ-45, dan jepitlah menggunakan Tang Crimping.
Ø  Setelah menyelesaikan kedua ujung kabel, uji dengan menyambungkan ke hub ( Straight ), menyambungkan Laptop ke Laptop ( Cross ).


»»  READMORE...

Paragraf Deduktif

Paragraf Deduktif

            Peraturan Lalu lintas harus di patuhi dengan sebaik-baiknya. Peraturan di buat bukan untuk mempersulit pengendara ketika mengemudikan kendaraannya di jalanan. Akan tetapi,peraturan di buat untuk ketertiban dan keamanan pengendara. Sayangnya,akibat tidak mematuhi peraturan lalu lintas,banyak terjadi kecelakaan di jalan raya. Sebagai contoh adalah banyaknya kendaraan bermotor roda dua  menerobos palang kereta api,akhir-akhir ini malah bukan hanya kendaraan bermotor beroda dua saja yang sering menerobos palang pintu kereta api, mobil pun sudah banyak yang suka menerobos. Sudah banyak kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas ini. Padahal,menunggu beberapa menit saja sampai kereta api lewat adalah hal yang patut diutamakan demi keselamatan bersama. Selain keselamatan di jalan,kelengkapan surat berkendara harus diperhatikan,seperti SIM dan STNK. Banyak sekali pengendara yang melanggar peraturan tersebut, terutama pengendara kendaraan roda dua,mulai tidak mempunyai SIM,tidak adanya STNK,tidak memakai helm,dan lain sebagainya. Jika semua pengendara memperhatikan hal tersebut,maka akan tercipta suasana  jalan raya yang tertib dan aman.






Paragraf diatas adalah contoh paragraf deduktif dimana kalimat utama berada di awal kalimat, yakni Peraturan lalu lintas harus di patuhi dengan sebaik-baiknya. Kalimat selanjutnya adalah kalimat penjelas dimana kalimat tersebut berisi penjelasan mengapa peraturan lalu lintas harus di patuhi.
»»  READMORE...

AUTOMOTIF MULTIMEDIA INTERFACE COLLABORATION (AMIC)

AUTOMOTIF MULTIMEDIA INTERFACE COLLABORATION (AMIC)
A.     Penjelasan AMIC
Fungsional Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia Telematika,sebelumnya menjelaskan pengertian dari kata-kata tersebut agar lebih jelas dan mudah dipahami. Sebuah organisasi yang dibentuk untuk menciptakan standarisasi dunia yang digunakan dalam mengatur bagaimana sebuah perangkat elektronik dapat bekerja disebut Kolaborasi Antar muka Otomotif Multimedia. The Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) didirikan pada Oktober 1998 dengan tujuan untuk mengembangkan serangkaian spesifikasi umum untuk multimedia interface ke sistem elektronik kendaraan bermotor untuk mengakomodasi berbagai berbasis komputer perangkat elektronik di dalam kendaraan. Inisiatif ini-yang pendiri Daimler-Chrysler, Ford, General Motors, Renault dan Toyota – sekarang kelompok semua auto utama pembuat, dan dengan demikian menyediakan kesempatan strategis baru untuk mencapai suatu set umum industri mobil.
Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) sudah memiliki anggota : Fiat, Ford, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA Peugeot-Citroen, Renault. AMI-C mengembangkan dan men-standarisasi antarmuka multimedia dan telematika otomotif yang umum untuk jaringan komunikasi kendaraan.
Selanjutnya pembahasan dari tujuan dan fungsional kolaborasi antarmuka otomotif multimedia telematika : Dapat menyediakan interface standar untuk memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer dan perangkat komunikasi - dari sistem navigasi dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis, untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat ( DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input / output.
Dapat meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan. Dapat memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu pengembangan - industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil karena setiap platform kendaraan sering mengandung berbagai adat-mengembangkan komponen dan platform yang khas hanya sekitar 50.000 unit. Dapat menawarkan standar terbuka dan spesifikasi untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar. Dapat disimpulkan bahwa seluruh kemajuan teknologi pada setiap bidang ditujukan untuk mempermudah para penggunanya.
The Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMIC) didirikan pada tahun 1998 dengan tujuan untuk mengembangkan serangkaian spesifikasi umum untuk multimedia interface ke sistem elektronik kendaraan bermotor untuk mengakomodasi berbagai berbasis komputer perangkat elektronik di dalam kendaraan. Para pendiri berinisiatif ini terdiri dari Daimler-Chrysler, Ford, General Motors, Renault dan Toyota, namun sekarang anggotanya semua kelompok pembuat auto utama dan dengan demikian menyediakan kesempatan strategis baru untuk mencapai suatu set umum industri mobil persyaratan sebagai dasar untuk konvergensi pasar.
Untuk berbagai alasan, kendaraan telah tertinggal di belakang rumah dan perangkat komputasi mobile ketika datang ke alat produktivitas dan multimedia. Keamanan, kehandalan, biaya, dan desain waktu memiliki semua faktor dalam produsen mobil menunda penerimaan teknologi baru. Organisasi seperti Otomotif Kolaborasi Multimedia Interface (AMI-C) memiliki kesempatan untuk menjadi kekuatan pendorong di belakang upaya standardisasi. The Otomotif Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) mengumumkan di seluruh dunia cipta penugasan dari 1394 spesifikasi teknis otomotif ke Trade Association 1394 AMI-Cberikut dokumen sekarang milik 1394TA:
Ø  Ø  AMI-C 3023 Power Management Specification
Ø  Ø  AMI-C 3013 Power Management Architecture
Ø  Ø  AMI-C 2002 1.0.2 Common Message Set Power Management
Ø  Ø  AMI-C 3034 Power Management Test Documents
Ø  Ø  AMI-C 4001 Revision Physical Specification

B.   Kelebihan dan Kekurangan AMIC
Kelebihan :
Memberikan kenyamanan pengendara dalam melakukan perjalanan dengan penggunaan media, computer dan perangkat telekomunikasi.Meningkatkan keamanan dengan system airbag dan system kunci pintu.Membantu pengendara dalam melihat situasi jalan dan dalam mencari jalan alternativ dengan system navigasi.Meningkatkan kualitas penyampaian informasi.
Kekurangan :
Biaya yang relative mahal.Kurangnya pengetahuan tentang perangkat justru akan sangat membingungkan pengguna.Terlalu banyak perangkat multimedia akan menggangu konsentrasi dari pengendara.

C.   Saran
Penggunaan perangkat multimedia dalam kendaraan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan harus sesuai dengan standarisasi terutama yang menyangkut faktor keamanan karna jika tidak justru akan menjadi boomerang dan sangat membahayakan bagi pengguna dan orang lain.
Referensi : http://dhietcorner.blogspot.com/2013/11/automotive-multimedia-interface.html

http://dwiasihrahaayu.blogspot.com/2013/11/kelebihan-dan-kekurangan-multimedia.html
»»  READMORE...

PARADIGMA

PARADIGMA

A.    Unsur-unsur Paradigma

1.      Asumsi / Anggapan Dasar
2.      Nilai
Ø  Nilai objektif adalah kualitas yang dilihat dari kondisi sebenarnya
Ø  Nilai Subyektif adalah Nilai yang diberikan oleh subjek
Ø  Nilai Lokalitas adalah Lokalitas sebagai konsep umum berkaitan dengan tempat atau wilayah tertentu yang terbatas atau dibatasi oleh wilayah lain
3.      Model
Ø  Objektif
Paradigma objektif mengasumsikan realitas diatur oleh hukum-hukum yang tetap (peneliti mencari hubungan kausal atas suatu fenomena). 
4.      Masalah yang di teliti / di kaji
Suatu permasalahan yang akan di teliti / di kaji harus berdasarkan Fakta,Realita dan Data.jika ketiga unsur tersebut valid makan suatu permasalahan akan mudah penyelesaiannya.
5.      Konsep-konsep Pokok
Suatu Paradigma harus di landasi atau mempunyai konsep pokok yang berfungsi sebagai acuan.dengan adanya konsep tersebut sesorang akan bisa lebih memahami suatu permasalahan.
6.      Metode Penelitian
Ø  Kualitatif Adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat permasalahan untuk penelitian generalisasi atau bisa di sebut metode penelitian yang berdasarkan Fakta dan Realita.
Ø  Kuantitatif Adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena social,atau bisa di sebut metode penelitian yang berdasarkan Data.
7.      Metode Analisis
8.      Hasil Analisis
Suatu keputusan atau hasil dari Rangkaian kegiatan penelitian yang sudah di kerjakan.

Sumber :



»»  READMORE...

OPEN SERVICE GATEWAY INITIATIVE (OSGI)

OPEN SERVICE GATEWAY INITIATIVE (OSGI)

            Open Service Gateway Initiative (OSGI) adalah sebuah sistem dan aplikasi interoprability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGI merupakan sistem modul dinamik pada Java. Teknologi OSGI adalah Universal Middleware. Teknologi OSGI menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software. Teknologi OSGI mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGI menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di lapangan.
            OSGI spesifikasi menjelaskan sistem modular dan layanan platform untuk bahasa pemrograman Java. Aplikasi atau komponen datang dalam bentuk bundle untuk penyebaran, bisa di install dari jarak jauh, start, update, and delete tanpat memerlukan restart. Java Packages/classes mempunyai spesifikasi yang detail. Apllication Life Cycle Management diimplementasikan melalui API’s yang memungkinkan untuk remote download dari kebijakan management. Layanan registrasi memungkinkan bundle untuk mendeteksi penambahan layanan baru atau penghapusan layanan dan adaptasi.
            OSGI ini adalah sebuah teknologi dimana kita dapat menggabungkan berbagai fungsi dalam satu tujuan atau aplikasi, suatu cara untuk menggabungkan berbagai bagian-bagian yang mana bagian-bagian ini dibungkus menjadi sebuah aplikasi yang dapat kita gunakan dengan berbagai macam kegunaan. Teknologi ini berawal dari dari pikiran bagaimana cara mengubah program tanpa membongkar koding. Dari situ teknologi ini mulai dikembangkan dalam bahasa pemrograman mulai dari instalasi, jalannya program, update, dan sampai uninstall tanpa perlu memperbaiki koding.
            OSGI spesifikasi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisesnsi Spesifikasi OSGI. OSGI Alliance yang memiliki kepatuhan program yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGI implementasi berisi lima entri
            Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGI menyediakan suatu lingkungan untuk modularisasi aplikasi ke dalam kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundel adalah erat-coupled,  dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal mereka (jika ada).
            Kerangka kerja konseptual yang dibagi dalam bidang-bidang berikut :
Description: D:\DATA\MY DOCUMENT\matt\matt_182\kampus\kelas 4\semester 7\tugas\pengantar telematika\370px-Osgi_framework.svg.png
ü  Bundles
1.      Bundles adalah normal jar komponen dengan nyata tambahan header.
ü  Services
2.      Layanan yang menghubungkan lapisan bundel.
ü  Services Registry
3.      API untuk jasa manajemen (Service Registration, Service Tracker, dan Service Reference).
ü  Life-Cycle
4.      API untuk manajemen siklus hidup install, start, update, dan uninstall bundel.
ü  Modules
5.      Lapisan yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
ü  Security
6.      Layer yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel.
ü  Execution Environment
7.      Mendefinisikan metode dan kelas apa yang tersedia dalam platform tertentu.
            Teknologi OSGI sudah sangat banyak dikembangkan untuk berbagai macam keperluan sehari-hari.
v  Dalam kehidupan sehari-hari
Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet, yaitu dengan menghubungkan berbagia framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik.
v  Teknologi dan industri
Dalam hal ini pengembangan OSGI dalam teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri.
          
            Keuntungan dari teknologi OSGI
Ø  Mengurangi kompleksitas
Ø  Dapat digunakan kembali
Ø  Real World
Ø  Mudah penyebarannya
Ø  Update yang dinamik
Ø  Adaptif
Ø  Transparan
Ø  Banyak versinya
          
            Kerugian dari teknologi OSGI
Ø   Ruang lingkupnya sangat kecil
Ø   Keamanan kurang terjaga
Ø   Biaya sangat mahal
Ø   Rawan terjadinya pencurian data
Ø   Ukuran penyimpanan yang sangat kecil
          
            Saran dari teknologi OSGI adalah bahwa teknologi OSGI ini dapat membantu manusia dalam menggabungkan berbagai fungsi dalam satu tujuan. Dari satu tujuan tersebut, dapat digunakan untuk berbagai macam kegunaan. Selain itu, dengan menggabungkan beberapa fungsi menjadi satu maka dapat diperhatikan juga untuk sistem keamanan tersebut. Karena sistem keamanan nya menjadi rawan.

Referensi :
-        http://aangpaduraksa.blogspot.com/2014/01/open-service-gateway-initiative-osgi.html
-        http://dhwie85.blogspot.com/2014_01_01_archive.html
-        http://dwi-handayani.blogspot.com/2014/11/open-service-gateway-initiative-osgi.html
-        http://irfanrahman.wordpress.com/2013/01/23/spesifikasi-arsitektur-open-service-gateway-initiative-osgi/

-        http://kahfiehudson.blogspot.com/2014/01/apa-itu-open-service-gateway-initiative.html
»»  READMORE...

Layanan-layanan Pada Sistem Telematika

Layanan Pada Sistem Telematika


Layanan Telematika adalah layanan dial up ke jaringan internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Menurut informasi yang berkembang, layanan telematika digunakan dalam beberapa bidang, diantaranya yaitu :

        1.     Bidang Layanan Informasi
        2.     Bidang Layanan Keamanan
        3.     Layanan Context Aware dan Event Base
        4.     Layanan Perbaikan Sumber


      1.      Bidang Layanan Informasi
Penggabungan dari telekomunikasi digital dan teknologi komputer untuk dapat memberikan informasi dan sebagai sarana komunikasi masyarakat agar individu dapat mengolah dan memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Arus informasi yang disampaikan harus dapat diterima oleh penerima informasi sesuai dengan informasi dari sumber sesungguhnya, tanpa diberi “bumbu” yang mebuat informasi tersebut tidak aktual. Beberapa contoh penggunaan layanan telematika pada bidang informasi :

 ·         Warung Telepon
 ·         Warung Internet
 ·         E-Commerce

Contoh layanan informasi :

·         Informasi cuaca
·         Hiburan dan M-commerce
·         Informasi layanan jalan raya

       2.      Bidang Layanan Keamanan
Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamanan informasi untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Layanan itu sendiri terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin.
Contoh layanan keamanan yaitu :

·         Navigation assistant
·         Penggunaan Firewall dan Antivirus
·         Panggilan darurat (rumah sakit, kepolisian)
·         GPS, informasi keberadaan kendaraan

       3.      Layanan Context Aware dan Event Base
Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk memahami si user, network, lingkungan, dan dengan demikian melakukan adaptasi yang dinamis sesuai kebutuhan. Dengan adanya context aware maka user tidak perlu harus selalu memberi input yang banyak secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugasnya.
Karakteristik dari user, network, lingkungan itu disebut konteks. Namun informasi konteks sendiri menjadi kompleks dan heterogen sesuai jenis layanan yang akan didukung. Maka context awareness menjadi masalah yang besar dan menarik dalam pengembangan aplikasi, khususnya mobile, beberapa tahun ke depan.
Beberapa bagian yang lebih sederhana dari context awareness telah mulai dibangun. Misalnya LBS: location-based service. Misalnya, sewaktu user mencari keyword tertentu (pom bensin, kafe, ATM, dll), maka ia akan memperoleh hasil yang berbeda tergantung pada posisi user. Ini dapat mulai digabungkan dengan beberapa info dari user. Misalnya pom bensin atau kafe di dekat posisi user yang menerima pembayaran dengan ATM yang dimiliki user.

Ada 4 kategori aplikasi context-awareness menurut Bill N. Schilit,Norman Adams,dan Roy want, yaitu :

                I.            Proximate selection
“suatu teknik antarmuka yang memudahkan pengguna dalam memilih atau melihat lokasi objek yang berada didekatnya dan mengetahui posisi lokasi dari user itu sendiri.ada dua variabel yang berkaitan dengan proximate selection ini,yaitu locus dan selection dengan kata lain tempat dan pilihan.


             II.            Automatic Contextual Reconfiguration
“aspek trending suatu kasus sistem context-awareness “bagaimana suatu konteks yang digunakan membawa perbedaan terhadap konfigurasi sistem dan bagaimana cara antar setiap komponen berinteraksi satu sama lainnya.sebagai contoh, penggunaaan virtual whiteboard sebagai salah satu inovasi automatic reconfiguration yang menciptakan ilusi pengaksesan virtual object sebagai layaknya fisik suatu benda.

Contextual Reconfiguration juga bisa diterapkan pada fungsi sistem operasi.sebagai contoh : sistem informasi suatu komputer A bisa memanfaatkan memori komputer lainnya yang berbeda didekatnya untuk melakukan back-up data sebagai antisipasi jika power komputer A melemah.


          III.            Contextual information and Commands
Kegiatan manusia bisa di prediksi dari situasi atau lokasi dimana mereka berada.sebagai contoh, ketika berada di dapur,maka kegiatan yang dilakukan pada lokasi tersebut pasti berkaitan dengan memasak.hal inilah yang menjadi dasar dari tujuan contextual information and commands,dimana informasi tersebut dan perintah yang akan dilaksanakan disimpan ke dalam sebuah directory tertentu.setiap file yang ada didalam directory berisi locations and contains files,program,and links.ketika seorang user berpindah dari suatu lokasi ke lokasi lainnya,maka browser juga akan langsung mengubah data lokasi di dalam directory.sebagai contoh, ketika user berada di kantor,maka user akan melihat agenda yang harus dilakukan;ketika user beralih ke dapur,maka user tersebut akan melihat petunjuk untuk membuat kopi dan data penyimpanan kebutuhan dapur.


          IV.            Context-Triggered Actions
Cara kerja sistem context-triggered actions sama layaknya dengan aturan sederhana IF-THEN. Informasi yang berada pada klausa kondisi akan memacu perintah aksi yang harus dilakukan.kategori sistem context-triggered actions ini bisa dikatakan mirip dengan contextual information and commands, namun perbedaannya terletak pada aturan-aturan kondisi yang harus jelas dan spesifik untuk memacu aksi yang akan dilakukan.

Contoh layanan context aware dan event base :

·         Layanan diagnosis kendaraan

     4.      Layanan perbaikan sumber
Yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.

·         Kebutuhan SDM dilihat dari bidang ekonomi
·         Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupapeningkatan kapasitas industri produk barang dan jasa.
·         Kebutuhan SDM dilihat dari bidang politik
·         Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pengembangan pelayanan publiksehingga menghasilkan dukungan politik.

Contoh layanan perbaikan sumber:

·         Layanan yellow pages (buku petunjuk)
·         Teknologi wireless

Kelebihan layanan telematika :

·         Pada layanan telematika dibidang informasi, masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah dapat merasakan pemerataan teknologi dan bagi pelajarnya dapat memberikan wawasan yang lebih untuk menunjang studi mereka.
·         Pada layanan telematika di bidang keamanan, masyarakat pada umumnya dapat merasa lebih aman karena jika terjadi sesuatu yang diinginkan, mereka dapat langsung menghubungi pihak berwajib dengan teknologi yang ada.
·         Pada layanan context aware dan event-base, dengan ini pengguna dapat hak privasi yang lebih tanpa harus melakukan banyak/otomatis sistem yang telah mengatur agar pengguna tidak diganggu dalam waktu yang diinginkan pengguna.
·         Pada layanan perbaikan sumber, tiap orang dapat bantuan lebih dalam yellow pages untuk mencari alamat/nomor telepon suatu instansi.

Kekurangan layanan telematika :

·         Pada layanan telematika bidang informasi, jika perhatian kepada mereka yang kurangnya informasi dari kebebasan akses yang mereka lakukan, akan berdampak buruk yang disebabkan pihak yang tidak bertanggung jawab.
·         Pada layanan telematika dibidang keamanan, keamanan ini juga berdampak buruk jika ada oknum/hacker yang berniat jahat untuk membobol suatu sistem keamanan.
·         Pada layanan context aware dan event-base, pengguna tidak tahu/akan terlambat mengetahui jika ada panggilan penting saat ia tidak ingin diganggu.
·         Pada layanan perbaikan sumber, tidak mudah mencari/tidak cepat karena yellow pages masih dalam bentuk buku. Jadi ketika ingin mencari informasi maka harus mencarinya secara manual dengan membaca indeksnya.
Saran :
Layanan telematika pada dasarnya sangat baik dan efektif digunakan untuk masyarakat karena dapat mempermudah segala sesuatu yang dulunya bersifat manual menjadi digital / terotomatisasi. Namun pada penerapannya juga perlu diperhatikan secara khusus karena masih ada kemungkinan celah keamanan informasi yang masih rentan. Dengan perkembangan teknologi masa sekarang, maka diharapkan penggunaan layanan telematika dapat lebih luas dan dapat dimaksimalkan.


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/12/pengantar-telematika-materi-2/  
http://charlesadewa7.wordpress.com/2014/10/29/layanan-dalam-sistem-telematika/
http://mamuteritorial.blogspot.com/2013/12/jenis-jenis-layanan-telematika.html

https://arfanart.wordpress.com/2014/10/26/macam-macam-layanan-telematika-dan-penjelasannya-4/
»»  READMORE...